www.wikidata.id-id.nina.az
Badan Keamanan Rakyat atau biasa disingkat BKR adalah suatu badan yang dibentuk untuk melakukan tugas pemeliharaan keamanan bersama sama dengan rakyat dan jawatan jawatan negara 1 BKR dibentuk oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI dalam sidangnya pada tanggal 22 Agustus 1945 dan diumumkan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 23 Agustus 1945 2 Badan Keamanan RakyatBekas kantor Badan Keamanan Rakyat di PadangDidirikan22 Agustus 1945Dibubarkan5 Oktober 1945 diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat Markas besarJakartaKepemimpinanKetuaMoeffreni Moe minPembentukan BKR merupakan perubahan dari hasil sidang PPKI pada tanggal 19 Agustus 1945 yang sebelumnya merencanakan pembentukan tentara kebangsaan Perubahan tersebut akhirnya diputuskan pada tanggal 22 Agustus 1945 untuk tidak membentuk tentara kebangsaan Keputusan ini dilandasi oleh berbagai pertimbangan politik Para pemimpin pada waktu itu memilih untuk lebih menempuh cara diplomasi untuk memperoleh pengakuan terhadap kemerdakaan yang baru saja diproklamasikan Tentara pendudukan Jepang yang masih bersenjata lengkap dengan mental yang sedang jatuh karena kalah perang menjadi salah satu pertimbangan juga untuk menghindari bentrokan apabila langsung dibentuk sebuah tentara kebangsaan 2 Anggota BKR saat itu adalah para pemuda Indonesia yang sebelumnya telah mendapat pendidikan militer sebagai tentara Heiho Pembela Tanah Air PETA KNIL dan lain sebagainya BKR tingkat pusat yang bermarkas di Jakarta dipimpin oleh Moefreni Moekmin 3 Melalui Maklumat Pemerintah tanggal 5 Oktober 1945 BKR diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat TKR dan setelah mengalami beberapa kali perubahan nama akhirnya menjadi Tentara Nasional Indonesia Daftar isi 1 Latar belakang 2 Pembentukan 2 1 Pembentukan BKR darat 2 2 Pembentukan BKR laut 2 3 Pembentukan BKR Djawatan Penerbangan 3 Referensi 4 Pranala luarLatar belakang SuntingPada tanggal 19 Agustus 1945 dalam sidang PPKI dua orang anggota PPKI yaitu Abikoesno Tjokrosoejoso dan Otto Iskandardinata 4 mengusulkan untuk dibentuk sebuah badan pembelaan negara Namum usul tersebut ditolak dengan alasan dapat memancing bentrokan dengan tentara pendudukan Jepang yang masih bersenjata lengkap serta mengundang intervensi tentara sekutu yang akan melucuti senjata tentara Jepang Alasan tersebut didasari karena pada saat itu Perang Pasifik baru saja usai setelah Jepang menyerah kepada sekutu Tentara Jepang yang jumlahnya mencapai 344 000 1 di seluruh Indonesia mentalnya sangat terpukul karena kalah perang Dengan keadaan mental yang tidak stabil mereka diberi tugas oleh tentara sekutu untuk menjaga keamanan di Indonesia sampai sekutu datang Pada tanggal 20 Agustus 1945 didirikan Badan Penolong Keluarga Korban Perang BPKKP dan pada tanggal 22 Agustus 1945 dibentuk Badan Keamanaan Rakyat BKR yang merupakan bagian dari BPKKP yang semula bernama Badan Pembantu Prajurit dan kemudian menjadi Badan Pembantu Pembelaan BPP BPP sudah ada dalam zaman Jepang dan bertugas memelihara kesejahteraan anggota anggota tentara Pembela Tanah Air PETA dan Heiho 2 Sebelumnya pada tanggal 18 Agustus 1945 Jepang membubarkan PETA dan Heiho Tugas untuk menampung bekas anggota PETA dan Heiho ditangani oleh BPKKP 5 Pembentukan SuntingPresiden Soekarno pada tanggal 23 Agustus 1945 mengumumkan dibentuknya BKR Presiden berpidato dengan mengajak para sukarelawan pemuda bekas PETA Heiho dan Kaigun untuk berkumpul pada tanggal 24 Agustus 1945 di daerahnya masing masing Di Jakarta para pemuda dan bekas PETA berhasil merumuskan struktur BKR sesuai dengan struktur teritorial zaman pendudukan Jepang Para pemuda ini menamakan dirinya sebagai pengurus BKR tingkat pusat yang terdiri dari Kaprawi Sutalaksana Latief Hendraningrat Arifin Abdurrachman Machmud dan Zulkifli Lubis 6 Sementara itu pembentukan BKR di luar Jakarta dipelopori oleh Arudji Kartawinata Jawa Barat Drg Mustopo Jawa Timur dan Soedirman Jawa Tengah Disamping BKR unsur darat juga dibentuk BKR Laut yang dipelopori oleh bekas murid dan guru dari Sekolah Pelayaran Tinggi dan para pelaut dari Jawatan Pelayaran yang terdiri dari Mas Pardi Adam RE Martadinata dan R Suryadi 6 Khusus di Jawa Barat Hidayat dan Kartakusumah sebagai bekas perwira KNIL bergabung dan memimpin BKR Balai Besar Kereta Api Bandung dan stasiun kereta api yang lain Karena keterbatasan sarana komunikasi saat itu tidak semua daerah di Indonesia mengetahui pembentukan BKR Di Sumatra bagian timur dan Aceh tidak pernah terbentuk BKR Tetapi umumnya para pemuda pemuda di daerah tersebut membentuk organisasi yang kelak menjadi inti pembentukan tentara Di Aceh para pemuda mendirikan Angkatan Pemuda Indonesia API dan para pemuda di Palembang membentuk Penjaga Keamanan Rakyat PKR atau Badan Penjaga Keamanan Rakyat BPKR 7 Para pemuda yang tidak setuju pembentukan BKR membentuk badan badan perjuangan sendiri Di Bandung terdapat Persatuan Pemuda Pelajar Indonesia P3I di Surabaya terdapat Angkatan Muda Indonesia AMI di Padang terdapat Balai Penerangan Pemuda Indonesia BPPI dan di Kalimantan Selatan terdapat Barisan Pemuda Republik Indonesia BPRI 7 Pembentukan BKR darat Sunting Pada tanggal 29 Agustus 1945 Komite Nasional Indonesia Pusat KNIP terbentuk dan disahkan oleh pemerintah Kemudian KNIP mengesahkan berdirinya BKR Pusat yang ada di Jakarta BKR Jakarta dipimpin oleh Moefreni Moekmin dibantu oleh Priyatna Soeroto Koento Daan Jahja Daan Mogot Sujono dan Latief Hendraningrat Di Bogor BKR baru terbentuk pada bulan Oktober 1945 yang dipelopori oleh bekas PETA salah satunya adalah Husein Sastranegara dan Ibrahim Adjie Di Karesidenan Priangan BKR dibentuk pada tanggal 28 Agustus 1945 dan dipimpin oleh Arudji Kartawinata bekas Daidan PETA di Cimahi dan Pardjaman bekas Daidan PETA di Bandung Pembentukan BKR di Karesidenan Priangan lalu diikuti oleh pembentukan BKR Garut Tasikmalaya Ciamis Majalengka dan Purwakarta BKR Lembang dipimpin oleh Amir Machmud sedangkan BKR Sumedang dipimpin oleh Umar Wirahadikusumah 8 Pembentukan BKR juga terjadi di daerah lain di Indonesia Di Jawa Tengah BKR Purwokerto dipimpin oleh Soedirman sementara di Surakarta BKR dipimpin oleh GPH Djatikusumo Di Surabaya pada tanggal 24 Agustus 1945 diadakan rapat untuk membentuk BKR yang dihadiri oleh dr Moestopo Jonosewojo Soengkono dan Bung Tomo Hasil rapat memutuskan untuk memanggil para bekas anggota PETA Heiho dan para pemuda lainnya untuk masuk menjadi anggota BKR pada tanggal 10 September 1945 Pembentukan BKR laut Sunting Pengumuman pembentukan BKR juga disambut antusias oleh para pemuda yang bertugas di bidang kelautan bekas Kaigun Heiho karyawan Jawa Unko Kaisha dan para siswa dan guru dari Sekolah Pelayaran Tinggi Mereka mengambil insiatif untuk menjaga ketertiban dan keamanan di setiap pelabuhan Dengan dipelopori oleh Mas Pardi para pemuda tersebut mengadakan pertemuan pertemuan Hasil dari pertemuan pertemuan tersebut pada tanggal 10 September 1945 terbentuk BKR Laut Pusat yang dipimpin oleh Mas Pardi dan kemudian disahkan oleh Komite Nasional Indonesia Pusat 9 Setelah mendapat pengesahan lalu dibentuk pasukan pasukan BKR Laut yang memulai aksi aksi mengambil alih gedung Jawa Unko Kaisha dan gedung gedung yang terdapat di pelabuhan Tanjung Priok 9 BKR Laut Pusat juga mengeluarkan berbagai instruksi kepada para pemuda pelaut di daerah untuk segera membentuk BKR Laut di daerahnya masing masing Pembentukan BKR Djawatan Penerbangan Sunting Pembentukan BKR Djawatan Penerbangan dipelopori oleh bekas anggota penerbangan Belanda dan Jepang yang ada di daerah daerah pangkalan udara dan dibantu oleh para pemuda yang belum pernah bertugas di bidang penerbangan Umumnya bekas anggota penerbangan Belanda adalah bekas anggota Militaire Luchtvaart ML Marine Luchtvaartdienst MLD dan Vrijwillig Vliegers Corps bahasa Indonesia Korps Penerbang Sukarela Selain itu terdapat juga bekas anggota penerbangan Jepang Rikugun Koku Butai Kaigun Koku Butai dan Nanpo Koku Kabusyiki 10 Referensi SuntingCatatan kaki a b Rahardjo 1995 hlm 67 a b c Sejarah TNI jilid I 2000 hlm 1 Rahardjo 1995 hlm 158 Rahardjo 1995 hlm 156 Nasution 1963 hlm 106 a b Rahardjo 1995 hlm 157 a b Sejarah TNI jilid I 2000 hlm 2 Rahardjo 1995 hlm 158 159 a b Sejarah TNI jilid I 2000 hlm 9 Sejarah TNI jilid I 2000 hlm 29 Daftar pustakaRahardjo Pamoe 1995 Badan Keamanan Rakyat BKR Cikal Bakal Tentara Nasional Indonesia Yayasan Pembela Tanah Air YAPETA TNI Markas Besar 2000 Sejarah TNI Jilid I 1945 1949 Jakarta Pusat Sejarah Dan Tradisi TNI ISBN 979 9421 01 2 Nasution A H 1963 Tentara Nasional Indonesia Jilid I Cetakan II Bandung Ganeco N V Pranala luar Sunting Indonesia Badan Keamanan Rakyat Diarsipkan 2014 01 02 di Wayback Machine pada situs web resmi Provinsi DKI Jakarta Diperoleh dari https id wikipedia org w index php title Badan Keamanan Rakyat amp oldid 22956657