www.wikidata.id-id.nina.az
Uija dari Baekje 660 bertahta tahun 641 1 660 adalah penguasa Baekje salah satu Tiga Kerajaan Korea ketiga puluh satu Ia merupakan penguasa terakhir Baekje Era kekuasaannya berakhir ketika Baekje ditaklukan oleh aliansi Silla dan Dinasti Tang Uija dari BaekjeHangul의자왕Hanja義慈王Alih AksaraUija wangMcCune ReischauerŬija wang Daftar isi 1 Latar Belakang 2 Pemerintahan 3 Jatuhnya Baekje 4 Referensi 5 Pranala luarLatar Belakang suntingPada saat ini kerajaan di bagian utara Korea Goguryeo di bawah kontrol Yeon Gaesomun mengambil sikap agresif melawan Silla dan Tang Silla membalas dengan akhirnya bersekutu dekat dengan Tang Cina mengancam Baekje di tengah tengah Menurut lol Samguk Sagi Uija merupakan putra tertua Raja Mu Menurut sebuah legenda di dalam riwayat Samguk Yusa Mu merupakan seorang petani Baekje yang menikahi seorang puteri dari kerajaan Silla membuatnya menjadi ibu Uija tetapi ini tidak dianggap sebagai sejarah ortodoks Uija dijadikan putera mahkota pada tahun 632 dan menjadi raja setelah ayahnya wafat pada tahun 641 Pemerintahan suntingMeskipun akrab dengan Tang Cina pada awalnya Uija segera bersekutu dengan Goguryeo untuk menyerang Silla Pada tahun 642 ia memimpin sebuah kampanye melawan Silla dan menguasai 40 benteng Ia juga mengirimkan pasukan sebanyak 20 000 orang dengan jenderalnya Yoonchung bersama dengan para komandannya Gye Baek dan Gye Baek merebut Benteng Daeya Silla dan membunuh menantu Kim Chunchu Pada tahun berikutnya dengan Goguryeo Baekje menyerang Silla kembali dan mencoba untuk menghalangi rute diplomatik ke Tang Cina Ketika pasukan Silla Tang menyerang Goguryeo pada tahun 645 menyerang Silla dan merebut 7 benteng termasuk negara negara Iseo Chuhwa dan Amnyangju sebuah kota dari bukit bukit dan daratan Baekje dan Goguryeo memukul perbatasan Silla di bagina utara pada tahun 655 Segera setelah menjadi raja Uija melakukan reformasi politik untuk mengontrol kekuasaan aristokrasi Namun pemerintahannya terganggu oleh perselisihan kekuasaan internal di antara para bangsawan dan korupsi dan kemerosotan di antara istana Karena istana menjadi kacau balau persekutuan Silla Tang berulangkali menjadikan Goguryeo Yeon Gaesomun frustasi mengganti strategi dan memutuskan untuk menyerang sekutu Goguryeo Baekje terlebih dahulu Jatuhnya Baekje suntingPada tahun 660 angkatan laut Baekje dikalahkan oleh pasukan angkatan laut Tang dan pasukan Silla dipimpin oleh Kim Yu sin mengalahkan pasukan Baekje yang dipimpin oleh Gye Baek Ibu kota Baekje Sabi yang sekarang Buyeo Chungcheongnam do dikepung oleh pasukan sekutu Silla Tang Uija dan putra mahkota melarikan diri ke Ungjin yang sekarang Gongju tetapi mereka menyerah ketika Sabi jatuh Ia dibawa ke Tang bersama dengan putra putranya Buyeo Hyo dan Buyeo Yung 88 pengikut dan 12 807 petani Baekje Putranya yang lain Buyeo Pung kemudian berusaha untuk memulihkan kembali kerajaan ayahnyam Pada tahun 2000 mayatnya diambil dari China dan dikubur di makam baru di Neungsan ri Buyeo gun Chungcheongnam do Korea Selatan dekat ibu kota terakhir Baekje Sabi Uija merupakan nama pribadinya ia tidak menerima nama Anumerta Referensi sunting The translators of Il yeon Samguk Yusa Legends and History of the Three Kingdoms of Ancient Korea translated by Tae Hung Ha and Grafton K Mintz Book One Silk Pagoda 2006 66 ISBN 1 59654 348 5Pranala luar suntingThe Academy of Korean Studies article in Korean Korea Britannica article in Korean KBS World article Tomb of King Uija in Korean Diperoleh dari https id wikipedia org w index php title Uija dari Baekje amp oldid 18519124